Tag Archives: Cupcake stand my little pony

2160401 The Cute Little Pony and The Courser – The Cupcake Stand (3)

1 Apr

Assalammu’alaikum,

Lanjutan Bagian ke-2 ……

imageMenurut beberapa tafsir baik dalam bentuk ceramah (ustadz Firanda, Nouman Ali Khan, dll), serta tertulis Ibnu Kathir, kuda2 saja yang merupakan salah satu binatang ciptaan Allah SWT, begitu tunduk dan patuhnya-nya kepada manusia, ketika manusia merawatnya dengan hanya usaha yang sangat minim, memberi makan rumput, membuatkan sepatu kuda, dan pelana, memberikan kandang, menyayangi dan menjaganya, dan lihatlah bagaimana kemudian kuda2 itu begitu patuh dan taatnya kepada tuannya, bahkan ketika diajak berperang-pun, tiada berpikir dua kali, enggan atau malas, dipacu dengan sangat cepatnya, sampai kuku2 jarinya yang beradu dengan bebatuan memercikkan api, tanpa kenal takut dan gentar, dengan gagah menerjang di tengah2 pasukan musuh, tak gentar, tak menghiraukan keselamatan nyawa-nya sendiri demi membawa tuan, manusia yang menungganginya menang, melawan musuh2nya….Masya Allah…

imageSementara bagaimana kita manusia, sebagai hamba Allah SWT, makhluq kepada Khaliq yang menciptakan kita? Kita manusia yang dilebihkan Allah diatas makhluq lainnya, yang dianugerahi akal untuk berpikir, dan yang tak terhitung nikmat yang begitu banyaknya di curahkan Allah SWT kepada kita manusia, oksigen, air, tanah, hewan, tumbuhan, semuanya untuk kita, aneka makanan, minuman, kesempurnaan rupa dan fisik, panca indera, alat2 tubuh yang berfungsi normal, kecantikan, ketampanan, rumah, mobil, pekerjaan, rizki, keamanan, kenyamanan, gunung, laut, sungai, semua telah ditundukkan Allah SWT untuk kita manusia. Lantas sejauh mana kepatuhan, ketaatan dan loyalitas kita kepada Allah SWT? Apakah melebihi, sama atau bahkan lebih rendah dari ketaatan kuda2 perang itu kepada manusia, sang tuannya?

imageSubhanallah, sering kali kita lupa dan lalai dalam bersyukur dan menyebut2 namaNya, sering kali kita tidak ikhlas dan kurang khusyuq apalagi beristiqamah mengabdi kepadaNya. Jangankan tak kenal takut, berani, tanpa banyak pikir, berkorban tenaga bahkan nyawa di jalan Allah seperti kuda2 perang, bersedekah dan berinfaq yang sedikit saja, terkadang masih suka kita kotori dengan berbagai penyakit hati, berhitung-hitung alias pelit, riya, pamer, suka menyebut-nyebut, berharap sesuatu yang lebih besar, berharap pujian dan sebagainya….

Astaghfirullah…..astaghfirullah…..astaghfirullah….mohon ampun rasanya wajib setiap detik dan berlindung kita hanya kepada Allah SWT, agar senantiasa kita terhindar menjadi apa yang disebut Allah sebagai Al Kanuud ini, ya sahabat2…..

imageKemudian, Allah SWT melanjutkan dengan ayat ke-delapan, menyebutkan karakter kedua manusia, adalah bahwa kecintaannya kepada kekayaan, harta benda, hal2 keduniawian, istilah yang dipakai Allah adalah “shadiidun”, arti dalam bahasa Inggris, surely intense, severe, very strong, mungkin arti dalam bahasa kita, sangatlah sangat ya, begitu kuat, begitu bernafsulah kira2. Coba kita renungi, perumpamaan kuda yang terengah2 berlari kencang untuk berperang dengan kondisi manusia yang begitu bernafsu memburu harta benda dunia, menggebu-gebu….rasanya mirip ya.

imageMasya Allah sungguh perumpamaan dan penggambaran yang pas dari Allah SWT tentang kuda2 perang yang berlari kencang ini dengan dua karakter manusia, Kanuudun dan Shadiidun ini, namun dalam kondisi yang paradoks. Paradoks pertama untuk Kanuudun, Kalau kuda perang berlari kencang karena patuh dan taat pada tuannya, sementara manusia sering lalai, lupa untuk bersyukur, berat untuk taat, bebal untuk loyal dan patuh hanya ketika butuh, kepada Penciptanya, Tuhannya. Naudzubillahimindzaliiq

imageDan paradoks kedua, ketika kuda perang berlari kencang, dengan nafas yang terengah-engah, berlari sampai kakinya memercikkan api, penuh nafsu karena terbawa semangat tuannya yang menungganginya untuk memenangkan perang di jalan Allah, sementara, manusia memacu hidupnya untuk mengejar dunia penuh nafsu, memburu harta benda dunia….seakan-akan dirinya akan hidup selamanya, tak akan mati….Syadiidun, kecintaan akan harta, kekayaan, dunia yang berlebihan. Naudzubillahimindzaliiq

Sahabat2 yang semoga selalu dirahmati Allah SWT, menutup surah pendek ini dengan tiga ayat terakhir, seakan-akan Allah SWT menyadarkan kita, membangunkan kita, dan ingin menyembuhkan kita dengan memberikan sekaligus obat yang mujarab, bagaimana agar kita manusia dapat terhindar dari menjadi Kanuudun dan Shadiidun ini, yaitu dengan ingat akan kematian. Ingat akan bahwa masih akan ada tahapan kehidupan setelah mati.

Inilah tiga ayat terakhir itu QS Al ‘Adiyat 100:9-11,

“Maka apakah dia tidak mengetahui, apabila dibangkitkan apa yang di dalam kubur? Dan dilahirkan apa yang tersimpan di dalam dada? Sungguh, Tuhan mereka, kepada mereka pada hari itu, benar-benar Maha Teliti”

Ya sahabat, tentunya sebagai orang yang beriman, kita yakin dan percaya bahwa perjalanan hidup kita di dunia ini adalah sementara, dan pada saat kita dipanggil kembali oleh Pencipta kita, karena setiap yang hidup akan mati, maka apakah kuburan menjadi terminal akhir perjalanan hidup kita, end of story? Ternyata tidak sahabat, di alam kubur, atau di alam barzah ini, adalah masa tunggu, yang juga akan kita tinggali sementara waktu, menunggu datangnya hari akhir, dimana seluruh dunia akan hancur kecuali Allah Ta’ala, ketika bumi akan dibangun dan kemudian diratakan kembali oleh Allah SWT menjadi padang yang luas, menampung seluruh manusia sejak awal sampai akhir, maka kemudian tibalah hari kebangkitan, dimana Allah akan membangkitkan manusia dari dalam kuburnya, berbaris-baris dengan berbagai kondisi yang sesuai dengan amalannya selama periode hidup di dunia.

imageDan Allah, adalah Hakim Maha Teradil dan Maha Teliti, ketika buku catatan amal perbuatan akan dibagikan, tanpa sedikitpun tertinggal, baik buruk sekecil apapun akan diperhitungkan, termasuk apa2 yang tersembunyi dalam hati yang hanya diri kita dan Allah saja selama hidup di dunia yang tahu. Masya Allah sahabat, berlindung dan memohon kita akan rahmat Allah SWT dan syafa’at Nabi kita, dalam menghadapi hari itu, karena dapat dipastikan pahala2 amalan kita selama hidup di dunia ini tak akan sanggup, membeli dosa2 kita. Inilah terminal akhir kehidupan kita, yang akan kekal selamanya, yaitu alam akhirat…harapan dan do’a senantiasa kepada Allah SWT agar memberikan hasanah atau kebaikan bagi kita di dunia dan juga di akhirat…Amin Amin Amin Yaaa Rabbal ‘alamiin.

imageSebagai penutup, tentunya terimakasih kepada Mba Hanny atas requestnya cupcake stand My Little Pony untuk ananda Queennete, yang menjadi sebab tertulisnya catatan ini, semoga sedikit memberikan pengingat kalau-lah faedah menjadi sesuatu yang terlalu wah…

Astaghfirullah, subhanallah, wal hamdulillah, wa laa ilahhaillallah, wa Allahu Akbar
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ‘aali Muhammad…

Wa Allahu alam bisshowab…
Tentunya yang benar dari Allah SWT, yang salah dan khilaf adalah dari penulis…
CMIIW

Wassalam

Advertisements