2151109 Epic Moment, Heroic Cups ( 2 – Kaisan’s Part )

15 Nov

imageSip…lanjutin…kok ane jadi ilang ngantuknye…

Oke gan, kita maju lagi ke 6 abad sesudahnya atau sekitar 600 M ya…terus terang ane pengagum beratnye. Begimana seorang yang begitu biasa, buta huruf, udah yatim piatu di usia belia, mampu yang seperti ane bilang merubah kondisi sebuah bangsa dari naudzubillah ke subhanallah. Halahh gan…terlalu panjang untuk diceritakan, ilmu ane kagak nyampek.

Muhammad SAW…ane faham bin ngerti…yang jelas warisan(7) nye itu yang luar biasa ye dua kitabul yang kalau kite2 semuanye mau pelajari dan amalin, mungkin bisa cepat jadi bangsa yang besar….Sudah terbukti setelah wafatnya beliau, bukannya surut ajarannya malahan dengan ajarannya itu dunia mengalami masa kejayaan dan kedamaian atau Golden Age selama hampir 6 abad kemudian (1200an M).

Iya gan, ane setuju…bahkan di contekan ane ini beliaunya ditaruh di peringkat satu dari orang-orang yang paling berpengaruh di dunia ….luar biasa. Ane kutip ya apa kate penulisnye …”Saya memilih Muhammad SAW sebagai tokoh teratas dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sejumlah pembaca dan dipertanyakan oleh yang lain…. Namun dialah satu-satunya orang dalam sejarah yang sangat berhasil baik dalam bidang keagamaan maupun sekuler.

Dari asal usulnya yang bersahaja, Muhammad SAW mendirikan dan mengembangkan salah satu agama besar dunia, serta menjadi pemimpin politik yang sangat efektif. Saat ini tiga belas abad pasca wafatnya, pengaruhnya masih kuat dan merasuk.” Di paragraf lainnya ….

“….orang-orang Arab – diilhami oleh sabda-sabda Muhammad SAW, mampu mendirikan imperium yang membentang dari perbatasan India sampai Samudera Atlantik – imperium terbesar yang belum pernah disaksikan dunia sampai masa itu.”

Lha terus gan diilhami oleh dua buah warisan agung beliau yaitu Kitab dan Hadist, bangsa Arab sempat menguasai dunia tidak hanya fisik tapi juga pengembangan ilmu pengetahuan sampai sekitar abad ke-13. Salah satu jejak sejarah yang luar biasa adalah pada masa pemerintahan Harun Al Rasyid di Baghdad Irak. Kecintaannya pada ilmu pengetahuan dilanjutkan oleh puteranya Al Makmun yang berhasil melestarikan ilmu dengan cara – cara antara lain membangun perpustakaan2 dan salah satunya yang terbesar adalah di Bahdad yang dinamai Baitul Hikmah. Al Makmun juga mendorong pelestarian ilmu pengetahuan melalui pemberian insentif berupa emas seberat buku yang ditulis oleh para pemikir dan penulis masa itu. Selain itu cara lain adalah dengan mengirimkan orang-orang untuk belajar dan mengumpulkan ilmu pengetahuan di Byzantium dan membawanya ke kota Baghdad. Sayangnya gudang ilmu pengetahuan itu hancur karena penyerangan bangsa Mongol, buku2 dibakar dan dibuang ke sungai Tigris sampai2 konon digambarkan air sungai Tigris berubah warna menjadi hitam selama 6 bulan karena tinta yang luntur dari buku2 tersebut!

Subhanallahhhh….sayangnya ya….warisan yang begitu berharga lenyap begitu aja….ane jadi pengin mencucurkan air mata neh….huhu..hu..huu….

Ane juga gan, huhu..huu…..

imageEh, tapi mungkin nih ya mungkin, kalau ane pikir-pikir kejadian itu merupakan bagian upaya Tuhan memfilter ilmu yang ditulis karena pemberian insentif berupa hadiah emas seberat buku yang ditulis, orang ngebanyak-banyakin tulisannya tapi lupa ma esensinya. Menggeser motivasi atau niat ke yang menurut ane kurang murni…

Bener juga tuh gan….bai the wai buswai….nyang kite omongin ini masuk kategori SARA kagak nih gan?

Ya kagak lah…wong ini jejak sejarah….SARA apanya…?

Ngomong-ngomong capai juga nih gan….aus juga ni kerongkongan ane….dilanjut kagak nih gan?

Emang masih ada berapa tokoh lagi seh…?

Ya ada nih gan, barang dua lagi….sayang kalau kagak diceritain…pan makin deket ma jaman kite nih …ane buka lagi contekan ane yah….

Ya udah….lanjut….

Nah dari masa 600 M – 1300an M yang merupakan Golden Age-nya sebuah peradaban muslim, kita lanjut 3 abad kemudian yah gan siapa yang mampu menorehkan namanya di lembaran sejarah manusia….Nah, ini ane pilih satu nama nih gan…Galileo Galilei…salah satu yang gemilang di zaman Renaissance.

Lha kok kayak boneka maskot-nya program TV yang pernah ngetop dulu yah…si burung hantu. Galileo….

Hehehe….iya gan, ane lanjutin nih.

Tar dulu neh….Lha Renaissance iku opo to kuwi….?

Lah Renaissance itu artinya jaman pencerahan gitu lho gan, jamannya ilmu pengetahuan ilmiah mulai mengilhami umat di antara abad 14 sampai 17 M. Manusia mulai menggunakan pikiran dan akalnya secara lebih logis dan ilmiah, begitu katenye…..

imageYo wis mbuh karepmu…lanjut kemane kite ….

Si Galileo ini hidup di Italia dari sekitar 1564 – 1642 M. Seorang ilmuwan dan pemikir hebat pada masa itu. Sumbangannya bagi ilmu pengetahuan banyak banget, tapi yang paling terkenal di dunia adalah bidang astronomi. Nah, gan menurut ane kenapa doi termasuk kategori pahlawan, karena keberaniannya untuk berbeda pendapat meski kenyamanan dan nyawa menjadi taruhannya, jadi pada masa itu, untuk berbeda pendapat dengan penguasa bisa2 nyawa yang dipertaruhkan. Pada masa Galileo ini sekitar 1600 M, dikalangan para pemikir masa itu berkembang dua teori tentang alam yang saling berlawanan, dalam hal siapa yang menjadi pusat tata surya. Yang diyakini kebenarannya pada saat itu adalah pemahaman bahwa bumi adalah pusat tata surya dan matahari beredar mengelilingi bumi (atau disebut juga paham geosentris). Dengan ketajamanan indera dan olah pikirnya, Galileo lebih condong pada pemikiran ilmuwan sebelumnya yaitu Copernicus yang menyatakan paham heliosentris yaitu bahwa matahari lah yang menjadi pusat tata surya, yang artinya bumi beredar mengelilingi matahari. Nah, hebatnya Galileo ini dia kan gak mau sekedar percaya dan mengandalkan pemikiran kualitatif. Makanya dia berpikir keras bagaimana cara membuktikan kebenaran yang bisa diyakini semua orang. Berkat usahanya yang tak kenal lelah, dan kegeniusan yang dihadiahi dari Sang Pencipta karena mungkin usaha dan kerja kerasnya, maka berhasillah dia membangun teleskopnya sendiri untuk melakukan penelitian selanjutnya di bidang astronomi dan membuktikan hipotesa ilmuwan sebelumnya.

Hukuman2 dari penguasa pada waktu itu pun tak menyurut kan usaha Galileo untuk terus maju berkarya dan melakukan berbagai penelitian ilmiah di berbagai bidang. Ini beberapa kutipan dari contekan ane…”Galileo mungkin yang paling berjasa dalam munculnya sikap empiris dalam penelitian ilmiah…..Kaum terpelajar abad pertengahan telah mendiskusikan panjang lebar apa yang seharusnya terjadi dan mengapa sesuatu terjadi, namun Galileo bersikeras mengadakan percobaan untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi……lebih penting adalah peranannya dalam menemukan metode ilmu pengetahuan modern (metode ilmiah).”

imageYa…ya ….ya, ane jadi ingat masa2 sekolah dulu ya….belajar fisika, kimia, astronomi, biologi….kemane aje ilmu ane ya, kok kagak berbekas….

Ya itu gan, pan kata Rabindranath Tagore….”akan hilang apa yang gak dibagikan…”

Maksudnye?

Ya ilmu pan sesuatu yang kita miliki, ya pan hilang kalau gak dibagikan, maksudnya diajarkan…makanya belajar-mengajar harusnya tak boleh ditinggalkan oleh orang2 yang kepingin banyak ilmunya…getu gan.

Ye iye….lanjut….

Ya udeh tinggal satu tokoh lagi neh gan….? Lanjut ya gan,…ke masa2 yang lebih deket dengan masa kite. Tepat pada tahun Galileo wafat, lahirlah seorang bayi yang dinamai Isaac Newton, di Inggris. Nah, Newton ini seperti Muhammad SAW, di masa kecilnya sudah yatim, dibesarkan oleh ibunya dan memiliki bakat yang luar biasa pada mekanika dan matematika. Hampir memenuhi keinginan ibunya untuk menjadi seorang petani dan keluar dari sekolah, ternyata kemudian nasib memberikan pilihan lain bagi Newton untuk mengecap jenjang pendidikan yang tinggi pada masa itu yaitu dengan bersekolah di universitas cambridge. Demikian kutipan contekan ane…”Walaupun Copernicus dan Galileo menyingkirkan beberapa pemahaman ilmu pengetahuan kuno yang keliru dan menyumbangkan pemahaman yang lebih besar pada alam semesta, tapi belum ada kumpulan pemikiran yang dirumuskan…..Adalah Isaac Newton yang memberikan teori utuh itu dan menempatkan ilmu pengetahuan modern ke jalan yang ditempuhnya sampai saat ini.”

Area keilmuwan Isaac Newton adalah sangat luas, mulai dari optik, matematika, mekanika, termodinamika, astronomi dan lain-lain.” Lagi-lagi kutipan contekan ane…”Prestasi2 Newton dalam bidang optic saja mungkin sudah membuatnya mendapatkan tempat, namun prestasi yang paling penting adalah dalam hal matematika dan mekanika atau ilmu tentang pergerakan benda-benda.”

Karya besarnya lahir pada 1687 M berjudul Mathematical Principles of Natural Phylosophy (Principia) mengenai hukum-hukum gerak dan gravitasi.”

Dari teori2 ilmiah di bidang matematika dan fisika Newton ini, tampaknya dianggap menjadi dasar berbagai pengembangan lebih lanjut dari teori matematika dan fisika modern. Dianggap juga pencerahan ini mampu merubah pola pikir dan cara hidup manusia secara revolusioner. Yang 100 tahun kemudian mendorong terjadinya revolusi industri di Inggris. Dan setelah itu silih berganti bermunculan ilmuwan-ilmuwan dan pahlawan pengetahuan yang tak terbendung lagi. Berbagai penemuan dan karya manusia dalam bidang iptek terus bergerak maju sampai seperti sekarang ini, gan….yang sudah kita nikmati.

imageIye…bener juga ente cerite…jadi kesimpulannye ape nih loh ngomong ampe berbusa-busa gitu….

Ya pan tadi udeh diomongin di depan gan, mau diulang lagi arti dan karakter seorang pahlawan itu apa ….? Oke deh….Jadi menurut ane, nyang namanye pahlawan itu adalah orang atau sosok yang kira-kira menurut ane memiliki kriteria2 seperti ini,

1⃣Punya pengaruh, lha supaya punya pengaruh dia musti punya keyakinan superkuat akan sebuah kebenaran (ilmu atau hikmah). Dan kebenaran tak akan ditunjukkan padanya sebelum dia berusaha dan berjuang keras mencarinya, kalau perlu sampai mendaki gunung, turun gunung, nyebrang laut, nyebrang jurang atau bergelimang panasnya padang pasir demi sebuah kebenaran.

2⃣Bekerja dan berjuang tanpa pamrih gan, lha kalau bekerja dan berjuang ada pamrihnya gak bakalan nyampai-nyampai ke tempat yang tinggi. Karena apa yang diusahakan adalah yang diinginkan, kalau keinginan hanya sebatas kepuasan atau cita-cita pribadi saja, ya cukuplah menjadi pahlawan buat diri sendiri, tingkat kepahlawanan yang paling rendah. Begitu pamrih pribadi kecapai, cepat berpuas diri. Begitu kenyang mandheg, begitu senang terlena, begitu kaya lupa, begitu nyaman merasa aman. Tapi orang dengan DNA pahlawan ini berani berjuang karena berani keluar dari zona aman secara pribadi, keluar dari lingkar status quo, untuk kepuasan yang lebih hakiki agar bisa memberikan sumbangsih yang lebih luas pada kemanusiaan.

3⃣Pahlawan adalah pelaku sejarah. Bagaimana dia bisa memberikan warna baru bagi orang atau bangsa atau kaum yang dipimpinnya atau ingin dibawanya ke arah kemajuan kalau dia tak larut didalamnya mewarnai dan memiliki pemahaman yang dalam akan kondisi dan masalah yang ada di masyarakatnya, cermat melakukan observasi, meneliti langsung ke kawah problematika dan mungkin ikut bertarung di-ground zero. Pahlawan menjadikan dirinya sebagai tauladan yang tangible bisa dilihat, dirasa, dikenal dan diikuti. Dan bagaimana mungkin itu bisa terjadi kalau dia bukan seorang pelaku. Seperti kata Confucius …. I see I forget, I see I remember, I do and I understand…itu bener sekali gan. Dengan melakukan, seseorang dengan DNA pahlawan telah mampu memahami akar masalah sebenarnya, untuk kemudian berpikir dan bertindak memberikan tauladan, dan semestinyalah orang mau mengikuti dan mengakuinya. Karena yang ketika hanya sampai pada retorika, teorika dan wacana maka gampang terlupa.

4⃣Berikutnya, dia konsisten dan istiqomah, atau gak pantang nyerah. Boleh lah semangat naik turun, tapi gak gampang berhenti. Nah ini yang kagak semua orang punya DNA ini gan. Susah, karena semangat itu bagaikan gelombang AC yang sinusoidal…kadang naik, turun, naik, turun. Tapi pahlawan pelopor adalah orang – yang bisa terus menaikkan level DC dari gelombang sinusoidal yang dimilikinya untuk meskipun turun tak sampai menjerembabkannya ke belakang atau kemunduran, tapi turun atau mundur sebentar untuk melenting maju lagi ke depan. Bahkan kesalahan dan kegagalanpun tak mampu menghentikan langkahnya.

5⃣Lha yang kelima adalah kemanfaatan, yang maksudnya bahwa pahlawan adalah mereka yang melakukan perjuangan bukan dorongan akan sebuah kesia-siaan melainkan dorongan visi dan misi untuk kemanfaatan dan kemashlahatan umat yang lebih luas. Hanya dengan ini kepahlawanan mereka memiliki arti atau makna bagi manusia, membuatnya mengakui bahwa dia itu seorang pahlawan.

6⃣Nah, dan ini mungkin syarat yang pualing penting, gan. Yaitu bahwa tak ada syarat yang lebih pantas bagi seorang pahlawan kecuali kepantasannya karena besarnya pengorbanan pribadi yang telah dia berikan. Pengorbanan ini bisa apa saja, dari mulai, kenyamanan, kedudukan, waktu, harta kekayaan, bahkan nyawa pun layak diberikan untuk sebuah cita-cita mulia.

Plok…plok….ane bangge deh ma loh yang udeh punya kesadaran akan arti pahlawan kayak gini…

Eeeiiit, belum kelar nih gan…masih ada satu kriteria utama nih gan, mengapa seorang layak disebut pahlawan….

7⃣Yaitu, ketika dia mampu memberikan …..warisan.

Halah…..loh dasar emang materialis, mata duitan….

Lhoh bukan gan, warisan disini kagak yang berupa materialis atau bendais seperti duit, emas, perak, istana, rumah megah, kerajaan dan yang berbau-bau duniawi getu… warisan disini ya itu tadi nilai-nilai, hikmah, etika, ilmu pengetahuan dan bahkan mungkin hanya berupa semangat. Nah, warisan seperti ini yang seharusnya terus dilestarikan dan dipelajari karena itu bagaikan sebuah matahari di gelap malam, cahaya terang bagi kita manusia mengarungi samudera kehidupan ini….supaya kita kagak terjerumus ke kegelapan. Gitu gan.

Karena kalau warisannya fisik kebendaan, pastinya gampang musnah oleh terpaan angin, hujan dan badai dan diterjang hantaman jaman, tapi kalau nilai, moral, etika, keyakinan dan ilmu pengetahuan adalah ruh yang tak akan pernah mati sampai akhir jaman, kecuali tercerabutnya karena hati2 manusia yang tertutup kemalasan untuk berpikir dan belajar.

Iye deh, loh bener. Tapi ade Yang Maha Bener…Cuman nih ane mikir lagi, kok contoh2 pahlawan yang loh critain tadi tuh beda banget ama yang ada di kepala guwe atau mungkin orang-orang laen gitu loh….

Beda gimana gan…?

Yah pan biasanye neh, pahlawan itu yang gagah berani, pedang ditangan, naik kuda, pakai baju besi tebas sana tebas sini …. perang sana perang sini…atau yang model jaman sekarang bawa senapan mesin…tetettttteeet…berondong sana berondong sini….gak mati-mati

Agan….itu mah ada juga di pilem pilem….hehehe. Banyak juga sih gan puluhan bahkan mungkin ratusan contoh pahlawan lain, yang menorehkan namanya di sejarah karena kepiawaiannya dalam berstrategi atau bertaktis di perang. Bahkan Nabi Muhammad SAW pun tak bisa menghindar dan bahkan memimpin di garis depan berbagai peperangan yang tidak ada alasan lain kecuali menghadapinya. Dan bukankah “pena lebih tajam dari pedang” gan…?

imageMaksud loh…?

Perang tuh gan harusnya gak boleh dihindari tapi harusnya jadi opsi terakhir, karena pastilah kehancuran yang bakalan menjadi buahnya…Tapi dengan pena ya maksudnya ilmu itu tadi gan yang dapat menjawab semua masalah dan mengubah pola pikir, sikap dan perilaku manusia lebih manusiawi dan lebih bermartabat dan beradab. Ane rasa … kita lebih perlu pahlawan2 yang seperti itu.

Lha terus kite diujung jaman gini, ape masih ada lahan buat perjuangan dan jadi pahlawan….?

Tugas menemukan dan merumuskan hikmah dan ilmu pengetahuan sudah ditunaikan dengan baik dan lengkap oleh para pelopor, pendahulu kita. Tertulis di berbagai kitab agung warisan mereka. Menjadi tugas kita dan anak cucu kite untuk melengkapinya dengan mempelajari, memahami dan mengamalkannya sampai akhir hayat dikandung badan. So, menurut ane nih, buang2 waktu kalau kita mau definisikan kebaikan2 itu…tinggal dipelajari aja, dan yang penting langsung diamalken. Semua warisan itu adalah milik seluruh umat manusia, tak ada satu kaum pun yang berhak meng-klaim atau berusaha menguasainya sendiri karena semuanya itu hanya setetes dari samudera pengetahuanNya yang diijinkanNya untuk disingkap oleh kita manusia. Menjadi tugas generasi selanjutnya untuk menyebarkan kebenaran dan kebaikan diseluruh muka bumi.

Percayalah gan, there’ll always be something wrong to be fixed, there’ll always be a land to be cultivated. The only problem is inside us, are we willing or not…making a history while we’re passing through the time with a more glorious story. The choice is in our hand.

Meski ane sebel loh jadi sok ngingris begitu, tapi ane seneng kayaknya ape yang loh omongin ada benernye juga.

Ya harapan ane juga gitu gan. Ya ude kita balik kerja lagi ya gan…melanjutkan perjuangan menjadi pahlawan keluarga…..

Hehehe….yuukk….ayo kembali kerja, kerja kok ngobrol mulu…

Hehehe….iya gan ya. Moga2 dimaapin sama Tuhan dan Bos hehehe. Oh ya gan, satu lagi…..Selamat Hari Pahlawan yaa…Selamat Berjuang…Semoga akan makin banyak muncul pahlawan-pahlawan yang dapat membawa negeri kita menuju kebesarannya sebelum spiral zaman sampai di titik akhir pusatnya ……………….! Amiiinnnn….

CMIIW….

Wa Allahu’alam Bissowaabb.

Taty – 5 November 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: