2150903 True Colors

10 Sep

logo for fb cupcake-kooAssalammu’alaikum wrwb,

Sahabat2 cantiq dan gantenk yang semoga selalu dirahmati Allah Azza wa Jalla. Alhamdulillah pada saat menulis catatan ini, kita sedang berada di awal bulan September ya, dan merupakan akhir bulan Islam ke sebelas yaitu Dzulqai’dah, dan sekitar seminggu lagi sudah memasuki bulan terakhir Islam yaitu Dzulhijah, bulan yang sangat diistimewakan Allah SWT karena didalamnya terdapat Hari Raya Terbesar umat Islam yaitu Iedul Adha. Allahu Akbar….!

imageAlhamdulillah sahabat2 yang baik2 hatinya, posting kali mengiringi paket cantik yang colorful banget, yang diminta sahabat cantik bernama Nephi, yang bbm kami jauh2 dari sebuah kota di Jawa Tengah, Klaten lho πŸ™‹. Paket yang hampir semua item-nya di disain sendiri oleh Nephi ini, dia minta dikirimkan ke sahabat spesialnya (?) yang berlokasi di sekitar Bekasi. Sketsa disain yang dibuat sendiri oleh Nephi ini, didominasi oleh aneka pesan/writing ya, ada sekitar lima cups, lalu ada figurine couple dengan nickname Nimas dan Kangmas, serta satu cup lucu tentang pelangi, connect banget dengan tulisan di satu cup yang diminta “True Colors” hehehe ndak sempet ngecek, ternyata kurang satu huruf s ya colors-nya….Mau gak mau terbawa dengan spesific message “True Colors” dan rainbow-nya, maka jadilah paket ini full color. Lengkap dah, me-ji-ku-hi-bi-ni-u…. β€οΈπŸ’›πŸ’šπŸ’™πŸ’œ

So, sahabat2 cupcake-koo yang cantiq dan gantenk dan insya Allah baik2 hatinya, yang rendah hati dan tidak sombong 😍😘 ….apa ya sebetulnya warna itu….? Pernahkah sejenak kita hentikan rutinitas kita yang begitu sibuk, riuh, pengap-ngap, coba manjakan mata kita secara harfiah dan mata hati kita sebentar saja, dengan menengok halaman kebun rumah kita, atau mungkin sekedar beberapa pot bunga yang begitu indah warna-warninya dalam satu tanaman saja, warna batang, ranting, daun dari pucuk sampai yang hampir kering, luruh dan jatuh, warna bunga dari yang baru kuncup, setengah mekar, mekar penuh, sampai yang mulai mengering dan siap dudur, atau mungkin juga sudah mulai tampak buahnya, dari mulai buah muda sampai masaknya. Warna2 hanya dalam satu tanaman saja, begitu kaya dan beragam, berubah seiring berjalannya waktu mengikuti kehendak Penciptanya….Subhanallah….”maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang kalian dustakan…?!”

Allah SWT menyinggung “warna” ini dalam beberapa ayat di Qur’an mulia, beberapa di antaranya,

Surah Al Fathir 35 : 27,
“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam warnanya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.”

Allah juga menyebutkan warna berkaitan dengan penciptaan manusia dengan berbagai warna (kulit) dan beragam bahasa, dalam surah Ar Rum ayat 22,

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui”

Dan di dalam surah An Nahl 16:13,

“dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan beragam warna. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.”

Begitulah sahabat, Allah SWT sangat terang, jelas, dan ringkas memberi petunjuk kepada kita manusia, tentang warna. Warna natural di alam sekitar yang kita kenali dan kita lihat sangatlah banyak, countless, atau tak terhitung jumlahnya dalam aneka ragam makhluk ciptaan Allah, kebanyakan dari ragam tumbuhan, dari mulai warna daun, bunga dan buahnya, juga keindahan warna2 pada binatang, bahkan planet dan bintang2 nun jauh di angkasa raya, masing2 memancarkan warna sendiri, bukan?

imageSubhanallah sahabat, kalau kita renungkan begitu indahnya dunia karena warna-warni ini. yang sungguh spektrum-nya sangat limitless – atau sangat tidak terbatas, putih saja ada gradasinya, apalagi warna2 lainnya. Merah saja, ada merah marun, merah tua, merah darah, merah, merah muda dst, demikian juga dengan biru, kuning, hijau dst yang masing2 dari warna itu memiliki varian, gradasi, dan intesitas yang juga tidak terbatas, sampai bingung mungkin ya manusia memberikan label atau namanya. Dan amazing-nya, ketika aneka warna ini digabungkan, lha kok bisa jadi putih ya….? 😱😍😘 Allahu Akbar!

Incredible-nya lagi, kita pelajari di bangku sekolah dulu, warna yang terlihat oleh mata kita adalah karena adanya cahaya yang sesungguhnya adalah warna itu sendiri yang terpantul dari benda sehingga benda2 itu tertangkap bayangannya di dalam retina mata kita. Betul begitu sahabat? Cahaya yang mengenai suatu benda, sebagian watnanya akan diserap, dan ada yang dipantulkan, sehingga mata melalui retina kita akan mendapatkan sensasi warna sesuai dengan pantulan cahaya yang mengenainya.

Ya, cahaya adalah makhluk ciptaan Allah SWT berupa energi radiasi yang menjadi bahan dasar penciptaan malaikat, yang berbentuk gelombang elektromagnetik, ya sahabat tahu sendiri sifat cahaya yang begitu cepat melesat dari sumbernya, merambat melalui ruang udara dengan kecepatan 300.000.000 m/detik atau 300.000 km/detik. Itu artinya, kalau panjang pulau Jawa ujung ke ujung 1000 km, dalam satu detik cahaya bisa bolak balik sebanyak 150 kali qiqiqiqi….Allahu Akbar!

Satu lagi fakta sahabat, bahwa warna2 yang kita kenal adalah warna pelangi bukan? Me-ji-ku-hi-bi-ni-u, mungkinkah ada warna lain selain warna2 ini? Insya Allah, sepertinya ada sahabat, karena seperti kita tahu, Allah SWT memberi batas pada indera kita, sebagaimana telinga kita yang hanya mampu mendeteksi getaran suara dari sekian sampai dengan sekian Hertz bukan?

Maka demikian juga dengan mata, yang dibatasi Allah SWT hanya mampu menangkap gelombang cahaya dengan range panjang gelombang terbatas dari panjang gelombang terpanjang, yang merupakan warna merah sampai dengan yang terpendek ungu, yang kita sebut dengan “visible light” atau cahaya yang bisa terlihat oleh mata kita. Namun, diluar spektrum itu, masih banyak sahabat, aneka gelombang elektromagnetik dengan sifat dan karakteristik yang sebagian sudah dikenal bahkan dimanfaatkan oleh manusia, namun kami yakin masih begitu banyak yang belum tersingkap, wa Allahu’alam

Begitulah, Allah SWT menciptakan apa saja tidak asal, tapi penuh perhitungan, sangat detail dan penuh ketelitian yang luar biasa, maka sungguh merugilah jika kita tidak mau, malas, engga , bahkan cuek memperhatikan tanda2 alam di sekitar kita, yang sungguh kalau kita benar2 perhatikan, renungkan, akan menjadikan kita hamba2 yang mengenal kebesaran Allah Sang Pencipta, karena menjadikan kita sadar bahwa kita manusia itu kecil, lemah dan amat sedikit ilmu.

Dan tengok saja sejarah di belakang kita sabahat, bangsa2 atau peradaban yang besar selalu dihiasi oleh manusia2 yang mau mengamati tanda2 alam, berpikir detil untuk kemudian mencipta, membangun. Menjadikan mereka bangsa2 besar, berperadaban tinggi pada zamannya, yang bahkan hasil2 kreasinya masih tersisa hingga saat ini. Tapi begitulah sahabat sifat dan karakter manusia, yang salah satunya sering lupa, lupa bahwa kehebatan akal dan ketrampilannya yang sesungguhnay diamanahkan Allah SWT kepada kita manusia ini, sesungguhnay untuk menjadikannya sebagai Khalifah di muka bumi ini, semua yang dilakukan di bumi ini adalah dalam rangka beribadah, tunduk kepada Allah, bukan untuk kehebatan, kebesaran itu sendiri.

Maka seringkali hasil pikir dan daya cipta manusia, yang tidak diiringi ketaqwaan, malah merubahnya menjadi kekufuran, menutupi kebesaran Allah SWT dengan kebesaran dirinya sendiri karena nafsu, dan kesombongan, tidak mau lagi tunduk dan patuh pada aturan Allah SWT, bahkan berani membuat hukum dan aturan yang tidak jarang bertentangan dengan kehendakNya. Tidakkah kita ingat dan sadari, bahwa satu2 tempat untuk kembali adalah kepadaNya, satu2 Sang Maha, yang tidak akan mati, sementara bumi, langit dan seluruh alam ini akan mati, dan hancur sesuai ketentuanNya.

Maka sejarah mencatat, berapa banyak bangsa dan peradaban hancur karena kekufuran mereka sendiri, naudzubillahi mindzaliqq….semoga bangsa kita dianugerahi para pemimpin dan pemikir, yang cerdas, jujur, berani dan benar2 hamba yang bertaqwa dan tawadhlu kepada Allah SWT yang bisa mengantar bangsa ini menuju bangsa yang berberadapan tinggi, adil, makmur, gemah ripah loh jinawi, baldatun thoyyibatun warrobun ghofurr…..Amin YRA.

imageSo sahabat2, tunjukkan warnamu sesungguhnya, warna yang sudah menjadi fitrahmu, yang telah tertulis dalam DNA-mu, yang dianugerahkan Allah begitu unik dan istimewanya masing2 dari kita, warna yang membuat hatimu damai, dan hanya melalui jalanNya lah kau akan mengenali warnamu yang sesungguhnya, dan dengan mempelajari petunjukNya dan mengikuti contoh2 Rasul terakhirNya lah, yang akan menjadikan ‘warna kebenaran-mu’, your ‘true colors’. Karena ganasnya terpaan angin pengaruh buruk, teriknya panas godaan syaitan, atau dangkalnya nafsu dan ilmu kita sendiri, maka sesekali warna kita luntur, merubah warna kita menjadi warna yang artifisial, palsu, fake kata orang sono, atau abal2 kata orang sini, maka ingatlah bahwa pintu taubat selalu terbuka untuk hamba2 yang ikhlas bertaubat, mencelupkan diri kembali kedalam celupan Allah, mengembalikan warna asli kita sesuai yang dikehendakiNya, insya Allah…karena hanya warna asli yang akan membuat hati damai dan tenteram…

Al Baqarah 2:138,

“Shibghah (celupan, warna) Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.”

Wa Allahu’alam bisshowab
Yang benar dari Allah SWT, yang salah karena nafsu dan kebodohan diri kita sendiri.
CMIIW….πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: