2150501 Red-Shalih MU for Deviana

15 May

logo for fb cupcake-kooAssalammu’alaikum wrwb

Masya Allah….Laaa haula wa laa quwwata illa billah …. Tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah SWT….
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad….

IMG_20150502_120219Alhamdulillah, subhanallah sahabat…., masih diberikan waktu dan kesempatan yang luar biasa oleh Allah SWT untuk kembali menyapa sahabat2 cuantiq dan gantenk semua. Di suatu siang yang cerah, kami terima sebuah pesan wasap dari sahabat baru yang cantik jelita, Deviana namanya….

IMG_20150502_115929Alhamdulillah mendapatkan kontak kami dari blog ini, dan menanyakan apakah kami bisa membuatkan paket dua belas cups dengan tema bola club MU. Wahh….gembira sekali, karena sudah agak lama juga ini tidak membuat tema per-club-bola-an qiqiqi….

IMG_20150515_231136Dan alhamdulillah, sist Deviana, sudah punya contoh disain sendiri juga, jadi lebih singkat tahap diskusinya, sip! Ada beberapa gambar yang diminta, ada gawang dan bola, ada shal merah dan bola, ada jersey MU, serta image bola 2D menutup penuh cup, dan sisanya adalah tulisan “SAAD ANAK SHALIH 2nd”. Hmmm masih imuttt emoott alias batita yang berulang tahun yaaa….qiqiqiii…..

IMG_20150515_230945Semangat kami merah membara mengerjakan paket ini, semerah nuansa warna club MU, qiqiqi….apalagi tulisan pesan paket ini yang mengandung doa yang luar biasa buat Saad kecil, anak yang shalih….Aminnnnn semoga Saad selalu menjadi anak yang shalih yaaa…..

Betul sekali ya sahabat, semua orang tua pastinya berharap dan bercita-cita bahwa anak2 yang terlahir dari rahim sang bunda, akan menjadi anak2 yang shalih dan shalihah…..namun sebagaimana sering kita dengar dari ceramah, tentang anak dan hubungannya dengan kedua orang tuanya.

IMG_20150515_230809

Dan yang salah satunya sering kami simak dari Mamah Dedeh, yang selalu setia menemani pagi kami, bahwa Allah SWT telah berfirman dalam Kitab mulia-Nya Al Qur’an, ternyata ada empat macam tingkatan atau kedudukan seorang anak bagi kedua orang tuanya, yaitu :

1. Anak sebagai Qurrota ‘ayuun atau penyejuk hati kedua orang tuanya, kedudukan anak sebagai Qurrata ‘ayuun ini dijelaskan oleh Allah SWT dalam salah satu do’a yang hendaknya dihafal, oleh setiap dari kita, khususnya buat sahabat2 cantik dan gantenk yang sedang mempersiapkan diri memasuki jenjang pernikahan atau yang sedang menunggu kelahiran anak yang masih dalam kandungan ibunya, yaitu do’a yang diajarkan oleh Allah SWT dalam surah Al Furqan 25:74, sebagai berikut :

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Anak sebagai penyejuk hati ini, menjadi kedudukan yang paling tinggi dari seorang anak, sudah pasti menjadi dambaan hati semua orang tua. Tiap memandangnya tumbuh rasa syukur kepada Allah, sikap dan tingkah lakunya menjadikan tidak saja kedua orang tuanya ridhlo, tapi juga mendatangkan ridhlo Allah SWT, karena ridhlo Allah SWT ada pada ridhlo kedua orang tuanya. Anak2 yang akan menjadi investasi dunia dan akhirat bagi dirinya sendiri dan lebih2 lagi bagi kedua orang tuanya. Contoh yang paling nyata adalah tentunya kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s, wa Allahu’ alam. Memohon kita hanya kepada Allah SWT agar kita termasuk dalam kedudukan Qurrata ‘ayuun dan juga dianugerahi anak2 yang menjadi Qurrata ‘ayuun pula, aminn YRA….

2. Anak sebagai Zinatul Hayaati atau perhiasan dunia, difirmankan Allah SWT dalah surah Al Kahfi 18:46,

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Zinatul Hayaati atau perhiasan kehidupan, yaitu anak2 yang didefinisikan oleh Allah SWT dalam ayah ini dikontradiksikan oleh Allah SWT dengan amalan saleh yang lebih baik dan kekal balasannya disisi Allah. Yang namanya perhiasan, adalah sesuatu yang dibeli dengan harga yang mahal, membuat orang bangga memilikinya, tentunya sangatlah wajar setiap orang tua, mengeluarkan biaya yang besar untuk anak2 yang disayanginya, karena menginginkan anak2nya berprestasi apakah dalam bidang akademik, olah raga, seni dlsb. di kehiduupan dunia ini.

Namun yang perlu diingat, apakah yang dibelanjakan atau di’beli’nya dengan harga mahal untuk menjadikan atau mem’bentuk’ anak2nya menjadi perhiasan dunia ini, yang menurut pikiran kita manusia akan membuat bangga, sukses dan terhormat di dunia ini, apakah akan menjadi sesuatu yang berharga di kehidupan akhirat kelak buat anak dan kedua orang tuanya? Mungkin itulah pesan yang ingin disampaikan Allah SWT, bagi setiap orang tuanya bagaimana membentuk anak2-nya agar tidak hanya berorientasi pada keberhasilan mencapai aneka prestasi di dunia, tetapi keseimbangan dunia dan akhirat-lah yang seharusnya menjadi pertimbangan, tidak gampang, karena berarti terus menjaga niat, belajar dan berjuang untuk terus memperbaiki diri dan menjadi tauladan yang baik tentunya buat setiap orang tua dan do’a untuk anak2nya. Wa Allahu’alam

3. Anak sebagai Fitnatun, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Qur’an surah Al Anfaal 8:28,

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

Dijelaskan Allah SWT dalam ayah di atas, bahwa anak dan harta benda yang diperoleh di dunia ini adalah Fitnatun atau ujian, tes, bagi setiap orang tua. Konotasi fitnah tentunya negatif ya sahabat, bahwa tidak jarang orang tua menjadi begitu menderita karena perbuatan anak2nya, diuji kesabarannya oleh anak2nya, dari perilaku dan perbuatannya yang sama sekali jauh dari harapan kedua orang tuanya. Masya Allah, memohon ampun kita hanya kepada Allah SWT, semoga kita semua, dijauhkan dari menjadi dan mempunyai anak2 dengan kedudukan yang seperti ini….Naudzubillahi min dzaaliq…

4. Anak sebagai ‘Aduwwun atau musuh sebagaimana disebutkan Allah SWT dalam firmanNya di Surah At Taghabun 64:14, sebagai berikut :

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Astaghfirullaaaah, Naudzubillahimindzaliq…. Sahaba, tentunya kisa Nabi Nuh a.s dan anaknya yang membangkang, dan kisah legenda negeri ini yang mashur, si anak durhaka Malin Kundang, mungkin menjadi contoh kedudukan anak sebagai ‘Aduwwun ini atau musuh bagi orang tuanya…Mohon ampunan dan perlindungan kita hanya kepada Allah SWT, semoga kita terhindar dari menjadi dan memiliki anak seperti ini. Di dalam ayat ini, Allah memperingatkan kepada orang mukmin, bagaikan penyakit yang membahayakan, untuk berhati-hati menghadapi anak2 yang perilaku dan perbuatan mereka bertentangan dengan orang tuanya yang mukmin, sampai-sampai menyerupai atau menjadi musuh.

Namun sebagaiman Allah SWT memperingatkan adanya penyakit di ayah tersebut, Allah SWT juga sekaligus memberikan obat mujarab bagi orang tua, yaitu dalam menghadapi anak ‘Aduwwun seperti ini, hendaklah untuk memaafkan mereka, dan tidak memarahi, artinya bersabar menghadapi mereka, karena sungguh Allah SWT yang menciptakan kita manusia dan Dia Yang lebih berhak untuk murka atas perilaku durhaka manusia saja Maha Pengampun dan Maha Penyayang, apalagi kita yang hanya sebagai hamba, ciptaanNya. Terus berdoa, mohon kekuatan, dan perubahan atau hidaya untuk anak2 yang seperti demikian adalah yang terbaik, dan sisanya berserah diri hanya kepada Allah semata. Wa Allahu’alam.

IMG_20150515_231309

Demikian sahabat, …. catatan kecil untuk paket Red-Shalih MU untuk sist Deviana, semoga suka dengan paket ini, dan semoga do’a untuk Saad gantenk kecil, diijabah oleh Allah SWT, mejadi anak yang shalih yang Qurrata ‘ayuun bagi kedua orang tuanya, bermanfaat bagi agama, bangsa dan negaranya….Aminnnn YRA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: